
Samarinda - - Puluhan crosser
yang terjebak di kawasan hutan di ruas jalan poros Balikpapan-Samarinda,
Kalimantan Timur, berhasil ditemukan sore ini. 20 crosser berhasil dievakuasi
oleh petugas.
"Seluruh crosser yang berada di dalam (hutan), sudah dievakuasi sampai
dengan sekitar habis Maghrib tadi. Hanya ada 3 motor yang tertinggal tapi besok
juga dievakuasi," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Kaltim Wahyu Widhi Heranata dari lokasi, saat dihubungi detikcom, Minggu (17/2/2013)
malam.
Wahyu mengatakan, terdapat sekitar 20 orang crosser yang berhasil dievakuasi
tim SAR gabungan diantaranya berasal dari SAR Balikpapan, Polri, TNI, BPBD
Kutai Kartanegara serta BPBD Kaltim.
"Semua crosser yang dievakuasi ada yang dibawa ke Balikpapan, ada juga ke
Samarinda. Korban meninggal atas nama Michael Adrian (35), warga negara
Australia sudah dibawa ke Balikpapan. Diduga Michael meninggal karena serangan
jantung," ujar Wahyu.
Disebutkan Wahyu, event tour adventure yang digelar Komunitas Trail Adventure
Balikpapan, berjumlah total 700 orang crosser, dimana sekitar 175 crosser
melintasi trek daerah Semoy di Kabupaten Penajam Paser Utara hingga KM 62 Jalan
Poros Balikpapan-Samarinda, yang masuk dalam kawasan Taman Hutan Raya Bukit
Suharto, Kabupaten Kutai Kartanegara.
"Semua peserta dari melintasi medan berat karena jalan rusak berlumpur
setelah trek diguyur hujan lebat di dalam hutan. Semua kelelahan diduga akibat
kekurangan makanan dan dehidrasi karena kekurangan minum," terang Wahyu.
"Trek yang ada di luar kemampuan mereka (crosser), jadi ini adalah force
major, keluar masuk kubangan trek jalan rusak. Kalau tidak hujan, mungkin saja
mereka bisa melaluinya," ungkapnya.
"Kalau mungkin event touring adventure di pulau Jawa misalnya, mungkin masih
bisa ketemu kawasan pemukiman atau kampung. Nah kalau di sini, keluar masuk
hutan benar-benar hutan," tambahnya.
Namun yang menjadi catatan tersendiri, belakangan diketahui panitia pelaksana
Trail Adventure belum memberikan pemberitahuan tentang adanya event tersebut ke
kelurahan dan wilayah kepolisian yang dilaluinya, sehingga pihak kelurahan dan
kepolisian sempat terkejut dengan peristiwa tersebut.
"Panitia belum koordinasi ke Kelurahan dan Polsek setempat yang dilaluinya
sehingga sempat terkejut dengan kejadian itu. Semestinya melakukan
pemberitahuan,"
"Memang, acara touring ini adalah acara rutin mereka. Hanya saja, kali ini
peserta dalam jumlah yang cukup besar. Evakuasi tuntas, tugas SAR
selesai," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, para crosser yang mengikuti Trail Adventure di kawasan
hutan ruas jalan poros Balikpapan-Samarinda, Kalimantan Timur, dilaporkan
terjebak di dalam kawasan hutan akibat kelelahan fisik. Informasi terjebaknya
para crosser itu diterima markas Kantor SAR Balikpapan, sejak dinihari tadi.
Ratusan crosser mengikuti event Trail Adventure atau balap motor off road roda
dua sejak Sabtu (16/2/2013) kemarin dan dijadwalkan selesai hari ini. Para
peserta menjajal lintasan tanah berlumpur di antaranya di bukit dan hutan
dengan jarak tempuh total sepanjang 230 km.
Sumber : Detiknews.com