SELAMAT DATANG DI DHURI TRAIL ADVENTURE COMMUNITY; D' TRAC: Februari 2013
SOPAN DI JALAN, GARANG DI HUTAN
 photo bms3_zps62b76eaf.jpg

Sabtu, 23 Februari 2013

Menyisir Lereng Pegunungan Latimojong


Rute touring offroad kali ini adalah menyusuri kampung-kampung terluar dari Bumi Massenrempulu di sekitar lereng pegunungan Latimojong. setelah beberapa jam perjalanan dari Baraka, para offroader sampai di Dusun Karangan (1505 mdpl, 03 25' 02,9" S dan 119 59' 21,1 E) yang eksotis dan cukup terkenal bagi para petualang alam bebas sebagai Dusun terakhir ketika akan mendaki Puncak Rantemario (3452 mdpl, 03 23' 05,7" S dan 120 01' 27,4" E), maka perjalanan dilanjutkan ke Dusun Angin-Angin terus ke Desa Bone-bone yang cukup mendunia dengan desa yang ramah lingkungan (Desa bebas rokok, menggalakkan penghijauan, bebas dari makanan dengan pewarna kimia serta bebas dari ayam broiler).

Data koordinat dari GPS Map : Garmin 60 CSx


Jumat, 22 Februari 2013

DI TITIK 3° 17’ 19" S DAN 119° 41’ 57" E

Di titik inilah para petualang dari D TRAC menurunkan tensi adrenalin dan juga mendinginkan mesin motor yang terus-menerus dipacu sejak star dari Base Camp Baraka yang berada pada titik 03° 24' 05,46" S dan 119° 51' 03,91" E dengan ketinggian 464 mdpl, sambil mengambil gambar buat posting di blog ini tentunya. Sejak meninggalkan Masalle maka medan offroad yang sebenarnya mulai dinikmati yang tentunya sangat menguras stamina para offroader dan tentunya mesin harus istirahat juga kan?
Setelah stamina pulih kembali maka perjalan kami lanjutkan dengan target Temban Kec. Enrekang yang berada pada ketinggian 67 mdpl di titik 03° 29' 58,73" S  dan 119° 43' 53,20" E dengan jarak garis lurus pada peta sekitar + 25 km dari titik pengambilan gambar ini, dengan variasi ketinggian mulai dari 125 mdpl di sekitar pesisir sungai Saddang hingga 975 mdpl pada puncak-puncak bukit di sekitar lokasi perjalanan.















Minggu, 17 Februari 2013

Peserta Touring Trail terjebak di Hutan Kaltim Berhasil Dievakuasi




Samarinda - - Puluhan crosser yang terjebak di kawasan hutan di ruas jalan poros Balikpapan-Samarinda, Kalimantan Timur, berhasil ditemukan sore ini. 20 crosser berhasil dievakuasi oleh petugas.

"Seluruh crosser yang berada di dalam (hutan), sudah dievakuasi sampai dengan sekitar habis Maghrib tadi. Hanya ada 3 motor yang tertinggal tapi besok juga dievakuasi," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim Wahyu Widhi Heranata dari lokasi, saat dihubungi detikcom, Minggu (17/2/2013) malam.

Wahyu mengatakan, terdapat sekitar 20 orang crosser yang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan diantaranya berasal dari SAR Balikpapan, Polri, TNI, BPBD Kutai Kartanegara serta BPBD Kaltim.

"Semua crosser yang dievakuasi ada yang dibawa ke Balikpapan, ada juga ke Samarinda. Korban meninggal atas nama Michael Adrian (35), warga negara Australia sudah dibawa ke Balikpapan. Diduga Michael meninggal karena serangan jantung," ujar Wahyu.

Disebutkan Wahyu, event tour adventure yang digelar Komunitas Trail Adventure Balikpapan, berjumlah total 700 orang crosser, dimana sekitar 175 crosser melintasi trek daerah Semoy di Kabupaten Penajam Paser Utara hingga KM 62 Jalan Poros Balikpapan-Samarinda, yang masuk dalam kawasan Taman Hutan Raya Bukit Suharto, Kabupaten Kutai Kartanegara.

"Semua peserta dari melintasi medan berat karena jalan rusak berlumpur setelah trek diguyur hujan lebat di dalam hutan. Semua kelelahan diduga akibat kekurangan makanan dan dehidrasi karena kekurangan minum," terang Wahyu.

"Trek yang ada di luar kemampuan mereka (crosser), jadi ini adalah force major, keluar masuk kubangan trek jalan rusak. Kalau tidak hujan, mungkin saja mereka bisa melaluinya," ungkapnya.

"Kalau mungkin event touring adventure di pulau Jawa misalnya, mungkin masih bisa ketemu kawasan pemukiman atau kampung. Nah kalau di sini, keluar masuk hutan benar-benar hutan," tambahnya.

Namun yang menjadi catatan tersendiri, belakangan diketahui panitia pelaksana Trail Adventure belum memberikan pemberitahuan tentang adanya event tersebut ke kelurahan dan wilayah kepolisian yang dilaluinya, sehingga pihak kelurahan dan kepolisian sempat terkejut dengan peristiwa tersebut.

"Panitia belum koordinasi ke Kelurahan dan Polsek setempat yang dilaluinya sehingga sempat terkejut dengan kejadian itu. Semestinya melakukan pemberitahuan,"

"Memang, acara touring ini adalah acara rutin mereka. Hanya saja, kali ini peserta dalam jumlah yang cukup besar. Evakuasi tuntas, tugas SAR selesai," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, para crosser yang mengikuti Trail Adventure di kawasan hutan ruas jalan poros Balikpapan-Samarinda, Kalimantan Timur, dilaporkan terjebak di dalam kawasan hutan akibat kelelahan fisik. Informasi terjebaknya para crosser itu diterima markas Kantor SAR Balikpapan, sejak dinihari tadi.

Ratusan crosser mengikuti event Trail Adventure atau balap motor off road roda dua sejak Sabtu (16/2/2013) kemarin dan dijadwalkan selesai hari ini. Para peserta menjajal lintasan tanah berlumpur di antaranya di bukit dan hutan dengan jarak tempuh total sepanjang 230 km.

Sumber : Detiknews.com

Rabu, 13 Februari 2013

TROUBLE

Dalam touring offroad kelengkapan dan kondisi kendaraan harus diperhatikan dengan cermat untuk memperkecil segala kemungkinan terjadinya masalah pada kendaraan dalam perjalanan nantinya, namun dengan medan yang berbatu dan lumpur serta tanjakan dan penurunan yang boleh dibilang ‘gila’ maka kerusakan pada motor sangat berpeluang terjadi akibat medan yang begitu ekstrim. Demikian juga yang dihadapi oleh anak-anak D’ TRAC dalam setiap touring offroad yang dilakukan, tapi dengan persiapan yang matang maka potensi kerusakan dapat diperkecil sehingga tidak pernah terjadi touble yang sangat parah.

Berikut foto-fotonya gan…







Minggu, 10 Februari 2013

PARA PETUALANG

Inilah para petualang yang selalu berusaha untuk menyatu dengan alam, menerjang lumpur dan melindas bebatuan yang sudah menjadi jalur dalam setiap perjalanan. Mereka-mereka inilah yang menggabungkan diri dalam Dhuri Trail Adventure Community, dari berbagai latar belakang dalam bermasyarakat, mereka menjadi satu dalam D’ TRAC





Jalil Aljuddin (Ketua Umum)

Asrun Tukan (Pembina D' TRAC)

 Adi

 Amrianto

 Daus



 Gede

 Jamal

 Madil

 Naing

 Ono

 Rahman



 ucu'

 ucuq

Uli Siregar

 Sumardi

 Apong Sikolong

 Syahril Tarkas


Dadang Sumarna (Pembina D' TRAC) 



Anjas

Rian Alifka

 Tahir

Arnold

Maisar

Nawan

Ike'